Berbagi Segenggam Cinta
<

Dia datang membawa segenggam cinta

Dia pangeran bersahaja dalam mimpiku

Tidak berkuda putih

Tidak berkereta kencana

Dan tidak ada istana

Dia datang melukis senyum di bibirnya

Mengulurkan tangan

Yang di dalamnya

Ada

segenggam cinta

Dan sejumput asa

Ia tak menaburkan janji-janji

Ia tak menggoreskan pelangi dalam hati

Ia hanya berkata:

‘Kau akan menjadi pendamping hidupku,

Dengan izin Allah’

Ya, dengan izin Allah

Tetapi, sebelum sempurna kutatap wajahnya

Ia telah berlalu

Dan aku hanya terpaku

Siapakah kau?

______________________________

Untuk seseorang yang masih bimbang, segeralah berikan keputusanmu yang terbaik. Jangan biarkan aku terlalu lama menanti, sebab aku tak tahu berapa lama lagi aku sabar menanti.

Dan untuk yang tengah menanti, jangan putuskan rantai kesabaran yang telah lelah kau untai. Percayalah, kau akan mendapatkan yang terbaik. Keep spirit! Allah bless you! ^_^

April 14th, 2006 at 3:52 am


5 Responses to “Pangeran Impian”
  1. 1
      hasyim says:

    hm….. lumayan bagus…… :D

  2. 2
      Syamsul says:

    dan seorang pangeran itu …..

    dengan kaki telanjangnya dia berjalan
    ke tempat persembahan
    langkahkan diri untuk kejayaan
    senyum simpul gapai harapan
    isak tangisnya ingati dosa dan kesalahan
    seruan-seruan padatnya bagai anak panah tepat sasaran
    menggelora dalam dada setiap insan
    .. namun ..
    hanya dengan daya ilahi-lah dia tetap bertahan
    mungkinkah masih banyak alasan
    seorang pangeran itu
    tersenyum dan bertengger
    di sanubari seorang insan terpilih

  3. 3
      izti says:

    pangeran itu masih setia hadir dalam mimpiku
    entah kapan ia benar2 menjelma menjadi nyata
    dan aku masih tetap menantikannya
    menanti senyuman yang masih tetap hangat
    dan dia masih setia datang
    dengan segenggam cinta
    dan sejumput asa

  4. 4
      - sindy - says:

    amin ^_^

  5. 5
      ANDINA says:

    mbak izti, aq seneng bgt ma puisi n puisi mbk..

    lam kenal ^_^