Tengadah wajah penuh harap
saat engkau beranjak pergi
tinggalkan pusaran waktu penuh makna
indah, mekar, penuh cinta
Ku tak ingin engkau pergi
ku tak rela lepaskanmu dari pelukan
sebab kepergianmu adalah duka
sebab ketiadaanmu adalah hampa
sebab kenanganmu adalah rindu
sungguh….
kesadaran itu terlambat hadir
saat kedatanganmu kusambut acuh
kau tetap menyapa penuh cinta
kau hadirkan riak-riak bahagia
kau sebarkan kuntum-kuntum keikhlasan
di dada gundah penuh resah
sungguh….
aku enggan melepaskan
belum hilang dahaga ini
belum berbunga taman-taman ini
sungguh…. aku tak ingin engkau pergi
kuingin semalam lagi bersamamu
tetapi…. inilah malam terakhirmu…
maka izinkan kukecap kemesraan bersamamu
hingga fajar membawamu pergi
dan semoga cinta ini menghadirkan rindu menggebu
saat engkau kembali hadir
tahun depan
———–
Robb…..
izinkan usiaku kembali menatapnya
izinkan aku kembali memeluknya
pertemukan aku kembali dengan….
Ramadhan-Mu….
tahun depan