Istimewa, satu makna yang membuat satu
hal berbeda dari yang lainnya, yang biasa saja.
Kau bangun di pagi hari dengan perasaan
yang berbeda, lebih istimewa,
Menyambutnya atau tidak, itu masalah
kesekian,
Tapi satu semesta merayakannya atasmu,
itu tak bisa dipungkiri
Istimewa, memperlakukannya tak biasa,
dalam bentuk apa pun,
Karena makna yang dimilikinya.
Berbeda lebih dari yang biasa
Satu wacana atas istimewa. Untukku,
bersama seseorang untuk menghabiskan seluruh hariku, menghela nafas
dengan ketenangan bahwa kau seorang istimewa yang memiliki dan
dimiliki seseorang yang juga kau sebut istimewa.
Bahagia karenamu, menjalani perputaran
hari dan bersedia selamanya denganmu,
Karena kau istimewa, karena aku
istimewa, maka segalanya menjadi istimewa.
Namun, bagaimana jika tidak? Bagaimana
jika kamu tidak menganggap dirimu istimewa?
Bagaimana jika tidak bahagia?
Karena rasa yang berbeda dari yang tak
biasa itu tak yakin ada
Bagaimana jika semuanya berjalan
seperti biasanya?
Lalui, berlaku seperti biasanya, tanpa
tambahan apa-apa, bagaimana jika semuanya utopia? Bagaimana jika
semuanya fatamorgana?
Sedang, kau dan aku menginjak dunia.
Bagaimana caranya kau menyebut dirimu
istimewa, jika kau tak pernah menganggapnya seperti itu?
Bagaimana kau memiliki sesuatu yang
istimewa, jika kau tak pernah mengatakannya,
Memperlakukannya untuk selalu dalam
posisi istimwa?
Ah, mengapa pusing-pusing memikirkan
istimewa?
Mengapa anak, istri, suami, ayah, ibu,
saudara, keluarga menjadi istimewa?
Mengapa ada sahabat, teman biasa, atau
bahkan kenalan saja?
Mengapa ada cinta? Mengapa ada Tuhan?
Mengapa ada dunia? mengapa ada aku?
Nyatanya, karena dari istimewa maka
segalanya ada
Seorang hamba mencintai Tuhannya yang
istimewa,
Tuhannya mencintai hamba istimewa yang
mencintaiNya, dan hubungan keduanya tidak dapat disebut biasa,
melainkan istimewa.
Seorang ibu mencintai anaknya karena ia
keluar dari rahimnya yang menjadikannya istimewa, begitu juga
sebaliknya.
Segalanya berjalan begitu indah dengan
istimewa, tak biasa
Semua orang menginginkan istimewa,
begitu juga aku.
Karena sadar atau tidak, aku bukanlah
yang biasa. Untukku, atau untuk siapa pun.
Jika tidak, maka bukan di sinilah
tempatku….