Berbagi Segenggam Cinta
<

saat kueja nama-Mu dalam desahan nafasku
mungkin semua itu sudah terlambat
sebab lukaku terlalu lebar dan menganga
tidak ada jarum yang bisa menjahitnya
tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya
bahkan tidak ada bius yang bisa mengebalkan rasanya

bagaimana jika hati di dalam dada ini kukunci mati saja?
biarkan ia hampa… bairkan ia sendiri…
sebab binaran mentari hari
dan jernihnya embun di dedaunan
dan kicauan burung-burung
dan merekahnya bunga-bunga
hanyalah fatamorgana
cuma mimpi di pagi hari

hanya kegelapan yang menyelimuti hati
hanya kepekatan yang menyelubungi jiwa
hanya kedinginan yang menyapa rasa
dan akhirnya….
semua pun menjadi beku….

Allah….
masihkah ada jalan untukku…
untuk kembali mendekati-Mu…
menggapai cinta-Mu saja?

August 16th, 2007 at 11:19 am


4 Responses to “Cuma Mimpi Pagi Hari”
  1. 1
      AriMMilani says:

    Alhamdulillah.. Ukht…..

    jalani saja ,ini kan sequences kehidupan yg kita sdg jalani didlm kehidupan ini …dan syukurillah… :)
    Insya allah kita dapat menemukan kekekalan .. amin ya robbal alamin..

    Wassalamualaikum wr wb

  2. 2
      NengIzti says:

    yup! yang terjadi, terjadilah… jangan dijadikan beban…. lepaskan.. hadapi…. ikhlaskan semuanya….
    Innallaha ma’ashoobiriin…

  3. 3
      LoViNa says:

    selalu ada jalan untuk kembali. Berbekal keyakinan keimanan bahwa Dia Maha segala-galanya, maka suatu saat kita akan merasa betapa picik pikiran kita karena telah bersuudzon padaNya, putus asa dari rahmatNya. Asalkan kita jujur di hadapanNya dan berusaha tuk ikhlas. Semoga ruang hampa itu akan terisi dengan cinta yang akan membahagiakan. Amin

  4. 4
      Dtqqrjqh says:

    Hey, i save funny photos
    here