Berbagi Segenggam Cinta
<

Dengarlah…. kicau burung-burung bernyanyi…
menyambut mentari pagi… indah dan berseri…
sebagai tanda… syukur pada Yang Kuasa…
atas nikmat alam raya…. untuk kita semua….

pagi yang indah, bersama gemerisik air dan kicauan burung-burung. bukan di rumahku, coz ga ada euy… ^_^
nuansa Ramadhan kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya. di sekolah, nuansa itu tidak terlalu terasa, selain anak-anak pulang lebih awal, dan jadwal tilawah bareng dari jam 11 sampe jam 1. di rumah sih sama saja seperti tahun2 sebelumnya, tahun2 menjadi anak kost, tetap buka puasa dan sahur sendiri kalau tidak ada undangan ifthor jama’i.

tapi, siang tadi, nuansa itu begitu terasa, dan membuatku tersenyum, saat menginjakkan kaki di SD lagi, tempat yang hampir 3 tahun akrab denganku. Begitu memasuki gerbang, sebuah sapaan akrab terdengar, "Eh, Herni ke sini. mo ke mana Neng?" daku membalasnya dengan senyum dan lambaian tangan, sebagai pengganti jawaban: "ada deh…"

di depan ruangan yang dahulu ruangan bagian keuangan, terpampang dua spanduk besar, berisi motivasi untuk Muslim dan muslimah yang berpuasa, khususnya anak-anak SD. Kelas-kelas meriah dengan berbagai macam hiasan, apalagi kelas 1. Subhanallah…. jadi ingat masa-masa waktu masih ngajar TK. Ternyata, jiwaku ada di sini, di lingkungan pendidikan, berkumpul dan berteman dengan manusia, bukan dengan komputer yang selama hampir 5 tahun itu menyedot segala perhatian, setengah nafas, denyut nadi, bahkan senyum dan motivasi diri.

sekuntum penyesalan luruh di dalam hatiku. ini adalah universitas kehidupan, tentang betapa berharganya sebuah jiwa. di mana keinginan dan obsesi hanyalah sepucuk kerinduan tentang sebuah kesuksesan. sedangkan kerinduan yang sebenarnya adalah bagaimana bisa menjalani semua ketetapan Allah dengan hati yang ikhlas. berusaha untuk mensyukuri setiap pemberian-Nya, meski dalam hitungan manusia betapa kecilnya. Tetapi, sesungguhnya tak ada yang kecil dan sia-sia di mata Allah.

semoga… yah semoga… semua ini bisa memicu semangatku, memotivasi diriku untuk berkarya di ranah yang mungkin kuanggap bukan bidang dan kesukaanku. mencoba mencintai apa pun yang ditetapkan Allah untuk berada di tanganku.
yup! setelah sekian lama ‘mati suri’, semoga di akhir tulisan ini, jiwaku yang baru akan menyapa, bersama semangat dan keceriaan hati.

September 18th, 2007 at 6:59 am